Dituding Tidak Fair Gapensi Siap Gempur BWS NTB - Savana News

Breaking

4 April 2018

Dituding Tidak Fair Gapensi Siap Gempur BWS NTB


Mataram (SavanaNews.com)- Pelaksanaan tender proyek di Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara Satu di duga sarat dengan permainan. Kerap pemenangan tender proyek hanya di kerjakan oleh orang yang sama setiap tahunnya dan terkesan hanya simbolis dan formalitas saja.

Pernyataan tersebut di sampaikan oleh Wakil Ketua IV Bidang Hukum BPC Gapensi Kota Mataram Eef Saifuddin di Mataram (04/04).

Lebih lanjut Eef mengatakan indikasi permainan di BWS sangat kentara bahkan praktek tersebut di sinyalir terjadi setiap tahun. Menurut Eef kondisi BWS sudah tidak sehat. Pihaknya pun ucap Eef dalam waktu dekat akan akan mendatangi kantor BWS bersama dengan pengurus Gapensi baik Kota maupun pengurus provensi untuk meminta klarifikasi pihak BWS.

"ini sudah tidak benar, BWS ini tidak fair, lihat pemenangnya setiap tahun itu-itu saja, ini kan kental permainannya," paparnya.

BPC Gapensi Kota Mataram sendiri telah menggelar rapat dan bersepakat untuk langsung menegur pihak BWS dengan menggelar aksi dalam waktu dekat ini. 

Dalam konteks transparansi semestinya BWS bersikap lebih bijak. Anggaran yang mencapai triliunan rupiah yang di kelolan BWS semestinya mampu memberikan kontribusi bagi pengusaha lokal di NTB.

"Yang terjadi sekarang pengusaha lokal sebagian besar hanya menjadi penonton, memang ada yang di akomodir namun itu hanya segelintir, kita ingin BWS lebih peka bahwa banyak pengusaha lokal yang mampu bekerja dan bersaing dengan pengusaha luar daerah," lanjutnya.

Kedepan Eef mendesak agar BWS lebih membuka diri dan memberikan ruang kepada pengusaha lokal untuk menjadi mitra agar tidak menjadi penonton di daerah sendiri. 'Selama ini, BWS terkesan menganaktirikan pengusaha lokal, itu harus dilawan", pungkasnya. (IS)

KSPN NTB Gelar Deklarasi NTB Aman

 MATARAM - Konfederasi Serikat Pekerja Nasional Nusa Tenggara Barat (KSPN NTB) menggelar diskusi publik bertema mengkritisi UU Omnibuslaw Ci...

Archive