Khaeratun Kunjungi Korban Gempa - Savana News

Breaking

31 July 2018

Khaeratun Kunjungi Korban Gempa


(savananews.com) Giri Menang - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Lombok Barat (Lobar) Hj. Khaeratun Fauzan Khalid menyempatkan diri meninjau langsung dan mengunjungi korban gempa di Desa Meninting Kecamatan Batulayar dan Desa Guntur Macan Kecamatan Gunung Sari, Selasa (31/07).

Dua desa ini adalah desa yang juga terdampak parah akibat gempa 6,4 Skala Richter, Ahad (29/07) lalu.

Ketika berkunjung ke Desa Meninting, istri Bupati ini mendatangi satu rumah yang rusak parah. Sesudahnya, ia lalu bertolak menuju Desa Guntur Macan untuk melihat kondisi korban sekaligus memberikan sumbangan kepada mereka.

Dari data yang didapat, sebanyak 25 rumah rusak. Sekretaris Desa Guntur Macan, Muhammad Syara’i menjelaskan, dari 25 rumah tersebut, 4 di antaranya mengalami rusak parah. Ketiga rumah tersebut milik Jabarudin dan Misdun dari Dusun Guntur Macan, Suhaedi dari Dusun Poan Utara, H. Syafi’i dari Dusun Ladungan.

“Empat rumah ini ambruk. Sedangkan 21 rumah lainnya ada yang nyaris ambruk, ada yang rusak sedang dan ringan,” jelas Syara’i.

Para penghuni rumah tersebut saat ini masing mengungsi ke rumah keluarganya yang terdekat. Sebagian ada yang tinggal di tenda darurat. Bantuan yang datang sampai sejauh ini berasal dari BPBD, Dinas Sosial dan Polres Lobar dalam bentuk sembako.

Ditambahkan, untuk rumah yang ambruk dan nyaris ambruk jumlahnya sebanyak 7 rumah. Semuanya sudah dirobohkan oleh masyarakat dan diratakan dengan tanah.

“Jadi harus dibongkar total,” lanjutnya.

Akibat kerusakan tersebut, Syara’i memperkirakan jumlah kerugian mencapai Rp 1.75 milyar. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
           
Sementara itu di Desa Meninting Kecamatan Batu Layar sebuah rumah rusak berat akibat gempa tersebut. Rumah tersebut milik Amaq Denan yang berada di pondok kerakat Desa Meninting.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kejadian ini langsung kami laporkan ke BPBD,” ujar Kades Meninting H. Iskandar Zulkarnaen.


Di bagian selatan Lobar, tepatnya di Kecamatan Kuripan, sebuah rumah juga bernasib sama. Kerusakan parah menimpa rumah Amaq Misbah (63) yang berada di Dusun Tongkek Kecamatan Kuripan. Bangunan yang berukuran 5.7 x 6 ini roboh di bagian kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Hanya kamar kamar tamu yang masih tersisa.
Selain rumah Amaq Misbah, ada 2 rumah lagi di dusun tersebut yang mengalami kerusakan. Rumah tersebut milik Khaerian dan Rohani. Kedua rumah ini mengalami rusak ringan. "Kerusakannya ringan yakni tembok belakang retak dan tidak separah Rumah Amaq Misbah,” ujar Khaerul Pashil, Sekretaris Desa Kuripan. (*)

KSPN NTB Gelar Deklarasi NTB Aman

 MATARAM - Konfederasi Serikat Pekerja Nasional Nusa Tenggara Barat (KSPN NTB) menggelar diskusi publik bertema mengkritisi UU Omnibuslaw Ci...

Archive