Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

UDD PMI Lobar Kecolongan, Ratusan Juta diduga Raib di Gondol Maling

Unit Donor Darah, PMI Kabupaten Lombok Barat

Savananews - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok barat, di jalan Terusan Bung hatta no 3, Kota Mataram, dikabarkan kebobolan maling. Pelaku diduga membawa kabur uang senilai Ratusan juta Rupiah, pada minggu lalu.

Ketua PMI Cabang Lombok barat, H. Fauzan Khalid membenarkan peristiwa tersebut telah terjadi sejak sepekan lalu. Pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Kurang lebih sudah seminggu dan sudah dilaporkan. Kita tunggu hasil dari pihak kepolisian," terangnya saat dikonfirmasi media ini, Minggu, 28/2.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, peristiwa tersebut terjadi di Unit Donor Darah (UDD) PMI Lombok barat. "Bukan kantor PMI tapi UDD PMI Lobar yang di Karang Jangkong," jelasnya.

Sementara itu Ketua PMI Nusa Tenggara Barat (NTB) Ridwan Hidayat mengatakan, pihaknya baru mengetahui peristiwa bobolnya brangkas di UDD PMI Lombok barat tersebut setelah mengkonfirmasi sekertaris PMI Lobar. Sabtu, 27/2. dia menyebut sekertaris PMI Lobar membenarkan adanya pencurian uang dan sejumlah sertifikat di bagian unit transfusi darah .

"Barusan kami dari provinsi menghubungi Sekertarisnya, mereka membenarkan itu dan sudah dilaporkan ke Polda NTB," Kata Ridwan.

Ridwan pun merasa heran dan tidak menyangka peristiwa tersebut terjadi pada PMI Lobar, mengingat uang yang digondol pencuri tersebut juga nilainya cukup besar jika dilihat dari anggaran yang dimiliki oleh lembaga masyarakat.

"Kok aneh ya, tapi kita serahkan saja lah ke pihak kepolisian," tuturnya.

Selain merasa heran, pihaknya juga prihatin akan musibah yang di alami oleh PMI Lobar. "Tentunya memprihatinkan karena Ini kan lembaga publik, lembaga milik masyarakat," sambungnya.

Meski belum mengetahui percis kronologi kejadian Raibnya uang tersebut, pihaknya dari PMI NTB meminta agar peristiwa ini bisa menjadi bahan evaluasi dan berharap supaya kasus ini segera di tangani oleh pihak kepolisian.

"Itu kan sudah di laporkan oleh ketua PMI Lobar, jadi kita tunggu sajalah hasil pemeriksaannya, semoga saja pihak kepolisian segera menyelidiki kasus ini secara terbuka," tutupnya. (Yong)

Post a Comment