Anggota DPD-RI Suhaimi Ingatkan Warga Terus Jaga NKRI

Anggota DPD-RI Lalu  Suhaimi Ismy Ingatkan Warga Terus Jaga NKRI 

Savananews - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu  Suhaimi Ismy melakukan kunjungan kerja di Pondok Pesantren Attahkimissorih Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur, Sabtu 22/5/.


Dalam kegiatan tersebut, Suhaimi  mengajak warga untuk selalu menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengingat Indonesia sejak dahulu menjadi rebutan bangsa asing hingga kini masih menjadi potensi rebutan karena memiliki sumber daya alam yang melimpah.


"Data sampai akhir tahun 2019 Indonesia memiliki jumlah pulau sebanyak 17.491 dengan posisi yang strategis, diantara dua samudra dan dua benua. karena posisi strategis ini, Indonesia sejak zaman dahulu selalu menjadi incaran bangsa-bangsa lain," kata Suhaimi.


Dikatakan Suhaimi, bahwa masyarakat Indonesia harus belajar dari pengalaman sejarah, di mana ratusan tahun Indonesian dijajah bangsa asing dan dikeruk sumber daya alamnya.


"Kita harus belajar dari sejarah, jangan sampai terulang kembali, para penjajah-penjajah kembali menguasai negara kita," tegas Suhaimi.


Anggota DPD RI dua priode itu menyebutkan, Indonesia sangat luas dibandingkan negara-negara yang berada di Eropa. Jika terbang menggunakan pesawat dari Sabang sampai Merauke sampai dapat menempuh belasan jam.


Agar keutuhan NKRI tetap terjaga, Suhaimi menyebutkan, empat pilar kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, NKRI, Undang-Undang Dasar 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus tertanam dalam kehidupan bermasyarakat.


"Kita generasi saat ini harus sekuat tenaga menjaga NKRI dengan terus meningkatkan rasa cinta kita kita kepada Indonesia. Tunjukkan kita orang Indonesia, orang kokoh dengan menjaga dan meningkatkan rasa persatuan yang teguh dan kuat," tegas Suhaimi.


Mantan Kakanwil Kemenag NTB tersebut meminta, agar jangan samapai ada warga yang tidak menghafal Pancasila. Menurutnya, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa tidak bisa terlaksana jika tidak mengetahui dan menghafalnya.


Suhaimi menegaskan, Pancasila merupakan pemersatu Bangsa Indonesia, semua tokoh pendiri Indonesia sepakat bahwa Pancasila merupakan jiwa Bangsa Indonesia, yang menyatukan berbagai agama, suku, ras, dan golongan. (*)