Jelang Lebaran, Bupati Lombok Barat Pantau Pos Pengamanan Lebaran


Savananews - Menjelang Lebaran 1 Syawal 1442 H, Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid bersama Kapolres Lobar AKBP Bagus S Wibowo, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan, Asisten I Setda Lobar Agus Gunawan, Asisten II Setda Lobar Rusditah, Kadis Perhubungan Lobar H. Najib dan Sekdis Pol-PP Lobar I Ketut Rauh melakukan pemantauan kesiapan Pos Pengamanan (PosPam) Lebaran 2021, Senin malam, (10/5). 


Dalam kegiatan ini, rute pemantauan pos pengamanan Lebaran 2021 dimulai dari Pos Pengamanan Lebaran di Narmada, kemudian berlanjut ke Pos Pengamanan Lebaran di Bundaran Giri Menang Square (GMS) Gerung dan pemantauan terakhir di Pos Pengamanan Lebaran di Batu Layar. 


Bupati Lobar H. Fauzan Khalid saat ditemui selesai pemantauan Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran mengatakan, semua persiapan yang terkait pengamanan meliputi pengamanan akhir Bulan Ramadhan, Idul Fitri dan pasca Idul Fitri. 


"Alhamdulillah dari pantauan kita, teman-teman TNI, Polri, Perhubungan dan Pol-PP sudah siap. Bahkan dilibatkan dari Kesehatan, jadi setiap posko di Lombok Barat ada juga posko kesehatannya. Bahkan pemadam kebakaran juga disiapkan," ungkapnya. 


Selain itu terkait perayaan salat Idul Fitri kata Fauzan, sesuai himbauan yang sudah dikeluarkan supaya masyarakat salat Idul Fitri di Masjid masing-masing dan bila perlu di rumah. Jangan mencari tempat lain misalnya di lapangan atau masjid tetangga, lebih baik di Masjid masing-masing dengan syarat juga taat terhadap Protokol Kesehatan Covid-19. 


"Untuk malam takbiran tidak boleh ada perayaan di Lombok Barat yakni takbiran keliling, tetapi takbiran di Masjid boleh. Karena sudah dikeluarkan semacam surat instruksi dari saya (Bupati, red) dan keputusan bersama dari Forkopimda baik takbiran di tingkat Dusun, Desa, Kecamatan bahkan Kabupaten," tegas Bupati Fauzan. 


Kemudian terkait tempat wisata lanjut Fauzan, Pemerintah Daerah Lombok Barat sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) semua tempat wisata tutup selama perayaan Idul Fitri dan pasca Idul Fitri sampai tanggal 17 Mei 2021.


"Ini perlu kita jelaskan ke masyarakat tujuan kita baik dan mengambil tindakan yang bersifat preventif terkait dengan kemungkinan penyebaran Covid-19," jelasnya. 


Untuk diketahui di Lombok Barat kata dia, alhamdulillah cenderung landai penyebarannya dan bahkan kesannya itu ada penurunan. Tetapi semua tidak boleh lalai dari informasi yang diperoleh bahwa ada varian baru Covid-19 yang sudah masuk di hampir semua Provinsi di Indonesia. 


"Menurut para ahli ada indikasi varian baru Covid-19 di Lombok sudah masuk sebenarnya dan mungkin saja belum ditemukan. Kita tidak mau itu terjadi di masyarakat dan tolong ini dipahami oleh masyarakat. Dan ini semata-mata tindakan preventif untuk kita lebih dini mencegah penyebaran Covid-19 ini dan menerapkan Protokol kesehatan dengan ketat dan menutup tempat wisata sementara," terangnya. 


Sementara itu, Kapolres Lobar AKBP Bagus S Wibowo, dalam kesempatan mengatakan sudah mengatur personel dimana porsonel yang terlibat adalah TNI, Polri, Perhubungan dan Pol-PP. 


"Khusus di wilayah Senggigi kita menyiapkan dua titik akan dilakukan penyekatan. Dan langkah penyekatan ini sebagai upaya kita untuk memastikan bahwa tempat-tempat wisata di wilayah Senggigi khususnya, kita pastikan tidak ada kerumunan dan aktivitas masyarakat normal seperti biasa," tutupnya. 


Di tempat yang sama Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan menambahkan, fokus pada kegiatan pas hari H Idul Fitri untuk pelaksanaan Idul Fitri sudah diatur sedemikian rupa untuk membatasi kerumunan. 


"Karena kita masih masuk zona orange untuk tidak melaksanakan salat Idul Fitri di lapangan secara bersama-sama atau terpusat, " katanya


Dia juga menambahkan untuk menghindari kerumunan di tempat-tempat wisata dan memberikan pengertian kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri dan bersabar. Kalau semua berkumpul di tempat-tempat wisata tentu itu yang membuat berpotensi untuk menimbulkan penyebaran Covid-19 berikutnya. 


"Makanya kita cegah dengan menutup sementara tempat-tempat wisata," tutupnya. (M.Y)