Lombok Barat Kerahkan Vaksinator Mobile Lansia untuk Percepatan Vaksinasi


Savananews - Dalam memaksimalkan percepatan Vaksinasi terhadap Lansia di Lombok Barat, Batalyon Vaksinator TNI, Polri dan Pemda Lobar melakukan berbagai upaya dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat II NTB.


Sebelumnya Batalyon vaksinator TNI, Polri dan Pemda Lobar menerapkan sistem antar jemput, kini menerapkan Vaksinasi Mobile, dengan cara mendatangi langsung para lansia pada titik tertentu.

Kali ini vaksinasi dilaksanakan di Vihara Tendaun Girisena Dusun Tendaun Desa Mareje Timur Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat, yang dimulai sejak pukul 10.00 wita pagi tadi, Senin (26/4/2021).


Kapolres Lombok Barat Polda NTB AKBP Bagus S. Wibowo, SIK mengatakan Langkah ini merupakan  upaya untuk melakukan percepatan dalam memberikan vaksin kepada lansia di Lombok Barat, sesuai dengan Program Lomba Kampung Sehat II yang diinisiasi oleh Kapolda NTB.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan Vaksinasi secara Mobile di desa mareje timur, bersama batalyon vaksinator yang dibentuk oleh Kabupaten Lombok barat, terdiri dari TNI Polri dan Pemda Lobar,” ungkapnya.


Menurutnya, dalam pelaksnaan vaksinasi hari ini, menunjukkan bahwa pihak terkait, diantaranya TNI Polri bersama seluruh aparat pemerintah, berusaha keras untuk memaksimalkan kegiatan vaksinasi.

“Memaksimalkan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Lombok Barat, khususnya kepada lansia. Oleh karena itu, kami berharap kepada seluruh lapisan masyarakat terutama para lansia untuk tidak ragu lagi untuk mengikuti kegiatan vaksinasi ini,” harapnya.


Kapolres menegaskan Vaksinasi merupak harapan terbesar, yang menjadi pertimbangan agar masyarakat kabupaten Lombok barat dapat terbebas dari Covid-19.

“Karena tidak ada yang lain menjadi harapan kami, yang menjadi pertimbangan kami, agar masyarakat kabupaten Lombok Barat, dapat terbebas dari serangan virus corona, yang saat ini masih melanda di tempat kita,” lugasnya.


Sementara itu, Kabid Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Lombok Barat, dr. Ahmad Taufiq Fatoni mengatakan Lombok barat menargetkan Vaksinasi 3.560 orang lansia.

“Dari yang telah kita targetkan, hari ini kita sudah mencapai angka diatas 40%, dan harapan kami untuk lebih menggiatkan kegiatan ini dan mencari sasaran yang lebih tepat,” ungkapnya.


Menurutnya Vaksinasi secara Mobile ini, lebih efektif dengan melaksanakan kegiatan langsung turun ke Desa, bersama puskesmas untuk mencari sasaran yang lebih banyak lagi.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Polres Lobar, dari teman-teman TNI dan seluruh perangkat Kecamatan dan Desa di Kabupaten Lombok Barat untuk mendorong sasaran Lansia,” ucapnya.


Dalam proses Vaksinasi melalui 4 tahap yang dimulai dari pendaftaran atau verifikasi, screening  atau anamnase,  pemberian vaksin kemudian dilakukan observasi selama 30 menit.

“Untuk mengetahui gejala klinis yang muncul setelah pemberian Vaksin,” imbuhnya.


Adapun  Vaksin yang digunakan jenis Sinovac dan untuk jumlah lansia keseluruhan yang terdaftar sebanyak 53 orang.


“42 orang berhasil di vaksin sedangkan 11 orang ditunda, karena factor Kesehatan, dan tetap dilakukan monitor untuk pelaksanaan vaksinasi berikutnya,” terangnya.


Dalam kegiatan vaksinasi ini, dirangkaikan juga dengan kegiatan penyaluran bantuan kepada para lansia yang di Vaksin, mendapatkan bantuan beras masing-masing sebanyak 5 Kg. (*)