TfW0GfCpGSd9TSOoGpCpBUG5

Mahasiswa Unram Kenalkan Tanam Hidroponik ke Warga Sembalun Lawang

Mahasiswa KKN Universitas Mataram Kenalkan Cara Pembuatan Hidrophonik

Lombok Timur - Bercocok tanam tidak harus membutuhkan bidang tanah yang luas, melainkan bisa juga bercocok tanam di halaman rumah, yang ukurannya beberapa meter saja.


Seperti yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas Negeri Mataram yang tengah KKN di Desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun Lombok Timur. Dimana mereka mengenalkan kepada warga,  bercocok tanam ala Hidroponik yang dianggap cukup mudah dan praktis saat ini.

"Kami ingin mengenalkan kepada warga, cara bercocok tanam yang cukup mudah dan tak butuh lahan yang luas, yakni dengan Hidroponik", kata Ridho Ketua Kelompok KKN, Sabtu (10/7).


Sebagai contoh awal, para Mahasiswa memperlihatkan penanaman Daun Selada kepada warga, dengan jumlah 152  lubang dengan panjang pipa 4 meter saja, yang bertempat di halaman pusat informasi Wisatawan.

"Jadi penanaman hidroponik ini sangat mudah", jelasnya kembali.


Untuk menuai hasil dari taman hidroponik tentu lebih cepat dari tanaman biasa lainnya yang ditanam pada bidang tanah pada umumnya.

"Kita hanya butuh 45 hari saja untuk panen di hidroponik", Ucapnya.


Sementara dari pihak Desa setempat, cukup mengapresiasi langkah pengenalan Mahasiswa kepada warga mengenai bercocok tanam dengan hidroponik.

"Ide ini sangat bagus, dan kami berikan apresiasi sebaik - baiknya kepada para Mahasiswa yang tengah KKN ini", ucapnya.


Dari desa, lanjutnya nanti akan mendorong warga untuk mencoba bercocok tanam ala hidroponik yang tentunya tidak menyulitkan mereka.

"Cara ini mudah, dan tentunya akan direspon baik oleh warga", tutupnya H. M. Idris Kepala Desa Sembalun Lawang.(dune)

0Comments

Tambahkan komentar
adsvert
adsvert
adsvert
adsvert

Info

  • Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • +0123456789
  • info@domainku.com

About Me

myPhoto
Admin
Situs berita terpercaya yang mengunggulkan nilai kesantunan lugas dan keberimbangan dalam merangkum ragam peristiwa pendidikan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukrim dan lainnya.
View my complete profile