Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Test link

Tingkatkan Nilai Kemanusiaan, PKK Lombok Barat Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah


Savananews - Dalam Rangka meningkatkan nilai kemanusiaan, Tim Penggerak PKK Lombok barat melalui Program Pelatihannya bekerjasama dengan Dharma Wanita dan Penyuluh Agama Kota Mataram menggelar pelatihan pengurusan jenazah sesuai tata cara dan tuntunan agama Islam di Musalla Desa Ombe, Kecamatan Kediri pada Senin, (8/11/2021).


Berbagai materi dan tata cara pengurusan Jenazah dijelaskan secara rinci oleh pemateri, mulai dari tata cara memandikan, mengkafani, mensalatkan dan mengkebumikan jenazah dengan benar, sesuai tuntunan agama Islam.

Kegiatan ini dihadiri oleh, Ketua PKK Lombok barat Khaeratun Fauzan Khalid, Ketua Darmawanita Lombok barat Hj. Nurhikmah Baehaqi, Pokjaluh Mataram Baiq Husniati, beserta Seluruh jajaran penggerak PKK dan Masyarakat Di sepuluh kecamatan di Lombok barat.

Ketua Dharma Wanita Lombok barat Hj. Nurhikmah Baehaqi mengatakan, kegiatan ini merupakan program pengurus PKK yang nantinya akan terus dilakukan, sebagai upaya meningkatkan jiwa kerelawanan dan membentuk regenerasi yang memiliki nilai kemanusiaan.

Diakuinya, pengurus jenazah di sejumlah wilayah terbilang sangat minim karena kurangnya kesadaran serta kemampuan masyarakat untuk terlibat secara lansung mengurus jenazah.

"Karena awalnya kita melihat disetiap kampung yang jadi depan melakukan pengurusan jenazah biasanya orang yang sudah lanjut usia, jadi melalui arahan ibu ketua pkk kita menggelar kegiatan ini," terang Hj, Nurhikmah.

Ketua Dharma Wanita Lobar ini menambahkan Bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk menambah dan mengembangkan wawasan tentang penyelenggaraan jenazah yang harus dimunculkan di tengah-tengah masyarakat secara berkesinambungan.

"Kegiatan ini sangat penting dilaksanakan, mengingat tenaga pengurus kenazah kita sudah mulai minim," katanya.

Kegiatan yang melibatkan perwakilan warga di sepuluh kecamatan ini diharapkan dapat dikembangkan lagi untuk diteruskan kepada semua generasi, terlebih di sejumlah desa belum terlalu banyak yang mahir menjadi pengurus jenazah.

"Semoga saja kedepan bisa dilaksanakan oleh mereka yang sudah memiliki kemampuan melalui pelatihan ini untuk diterapkan di masing-masing Desa," ujarnya.

Acara ini diharapkan sebagai upaya menumbuhkan rasa kerelawanan, kepercayaan dan keberanian para pemuda dan pemudi untuk terlibat menjadi garda terdepan dalam pengurusan jenazah di wilayahnya masing-masing.

"Kita berharap kegiatan ini sebagai pemantik para pemuda untuk menjadi regenerasi berikutnya dari para pengurus jenazah di masing-masing wilayah," tutupnya. (*)

Post a Comment