Breaking News

Haris Karnain, Caleg Demokrat Lobar Dapil 3 Siap Perjuangkan Hak Masyarakat

Haris Karnain S.Si M.M Calon Legislatif (Caleg) Demokrat Kabupaten Lombok barat, Dapil 3 Kediri Labuapi Nomor Urut 1

SAVANANEWS
- Haris Karnain S.Si M.M Calon Legislatif (Caleg) Demokrat Kabupaten Lombok barat memantapkan keikutsertaannya dalam pemilihan legislatif dengan cukup optimis. Seperti dikutip dari Lombokpost.jawapos.com Pria yang akrab disala Haris ini yakin akan mampu meraih kursi DPRD Lobar melalui dapil 3 (Kediri-Labuapi) dari Partai Demokrat nomor urut 1.


"Saya yakin 95 persen bisa terpilih. Saya lihat dengan banyaknya tim. Masing-masing desa ada. Target suara maksimal karena kita bentuk tim solid," katanya saat disinggung peluang kemenangannya.


Pria asal Desa Kediri ini mengatakan, tidak hanya dirinya yang akan sukses menduduki kursi wakil rakyat. Tapi juga caleg DPR RI dan DPRD Provinsi NTB dari Partai Demokrat. Yaitu Sulhan Muhlis di DPR RI, dan Indra Jaya Usman (IJU) di DPRD Provinsi NTB. "Saya optimis juga, bahwa akan ada anggota DPR RI dan provinsi putra Lombok Barat," ujarnya.


 Ketika ditanya prioritasnya dalam menjalani pengabdian melalui legislatif, Haris mengatakan, dirinya akan berupaya keras membuka lapangan pekerjaan untuk putra Lobar. Dengan cara, membentuk pengusaha muda. "Dengan terbentuknya pengusaha muda, otomatis akan terbuka lapangan pekerjaan," imbuhnya.


Anak-anak muda Lobar akan didorong membuat perusahaan. Untuk kepentingan ini, Haris menegaskan, dia sendiri akan memberikan pembinaan kepada calon entrepreneur itu. "Karena saya tahu seluk-beluknya, caranya usaha," kata pria yang juga pengusaha itu.


Dalam membentuk pengusaha muda ini, membutuhkan keterlibatan pemerintah. Yaitu dengan memberikan perlindungan kepada mereka melalui payung hukum khusus. Yaitu peraturan bupati (perbup) dan peraturan gubernur (pergub).


Beberapa daerah sudah memulai. Misalnya di sejumlah daerah di Pulau Bali. Regulasi itu mengatur keharusan pemberdayaan masyarakat lokal oleh perusahaan luar. Dengan cara ini, secara tidak langsung akan terbentuk pengusaha lokal.


"Tapi warganya dilindungi dulu dengan membuat regulasi. Ini akan kami lakukan, perusahaan luar kita suruh bina. Artinya, tidak ada yang dirugikan, semua diberdayakan," ujar Haris.


Kata dia, dengan terbukanya lapangan pekerjaan, otomatis kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Akan tetapi sejauh ini, serapan tenaga kerja di Lobar masih sangat minim. Keberadaan perusahaan belum berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.


"Mindset masyarakat harus dibuka, yaitu bagaimana membuka lapangan pekerjaan.


Sudah saya petakan, masing-masing daerah itu memiliki potensi berbeda. Masyarakat yang pendidikannya rendah, kita lihat potensinya untuk kita berdayakan," pungkasnya. (**) 

0 Comments

© Copyright 2022 - Savana News