Breaking News

“Taman Budaya NTB Hidupkan Ruang Publik Seni Lewat Pesta Seni 2025”

Foto: Poster Pesta Seni NTB, Taman Budaya 

SAVANANEWS.Mataram – Gelaran Pesta Seni NTB 2025 resmi dibuka di Taman Budaya NTB, menghadirkan rangkaian kegiatan seni pertunjukan, lomba, hingga pameran yang berlangsung selama 28–30 November 2025, pukul 09.00–22.00 WITA. Acara yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB ini menjadi ruang pertemuan bagi para pelaku seni lintas generasi, sekolah, komunitas, dan masyarakat umum.

Dalam sambungan telepon, L. Surya Mulawarman, Kepala Taman Budaya NTB, menegaskan bahwa Pesta Seni NTB bukan sekadar agenda seremoni, tetapi wadah refleksi dan etalase perjalanan seni-budaya di Nusa Tenggara Barat.

“Pesta Seni NTB sebagai wadah refleksi dan etalase perkembangan seni dan budaya di NTB dari berbagai lintas dan genre seni, termasuk lintas generasi. Inilah potret nyata sejauh mana kesenian menjadi ruang publik dan ruang dialog interpretasi antara masyarakat dan seniman, serta dengan stakeholder terkait. Karena mengelola kesenian tidak bisa berjalan parsial sendiri-sendiri tanpa sinergi dan kolaborasi,” ungkapnya.

“Walaupun mungkin belum bisa menampilkan seniman-seniman luar nasional dan internasional… insyaallah ke depannya kita berkolaborasi dan mewujudkan cita-cita Kebudayaan NTB Mendunia,” tambahnya.

Tahun ini, Pesta Seni NTB menghadirkan beragam kegiatan, meliputi pentas seni, sarasehan, bazaar kuliner, pameran seni rupa, serta aneka lomba seperti Gendang Beleq, Tari Kreasi, Band Competition, hingga Lomba Mewarnai untuk anak-anak TK. Keterlibatan sekolah menjadi perhatian khusus penyelenggara.

Surya Mulawarman menjelaskan bahwa penyelenggaraan berbagai lomba seni bukan semata kompetisi, tetapi juga cara untuk mengukur keseriusan sekolah dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler kesenian.

“Lomba-lomba kita adakan ingin mengetahui sejauh mana sekolah-sekolah serius melaksanakan kegiatan ekskul, khususnya kesenian. Karena ekskul merupakan pelajaran yang seharusnya mendapat proporsi sama dengan pelajaran lain,” ujarnya.

“Lewat berkesenian, anak-anak diajarkan berbudi dan berdaya saing untuk meningkatkan kepercayaan diri dan prestasi. Di samping itu, untuk mengenalkan Taman Budaya sebagai sarana untuk menampilkan karya-karya mereka, selain komunitas dan masyarakat luas,” jelasnya.

Dengan konsep yang merangkul banyak kalangan dan memadukan tradisi serta kreativitas baru, Pesta Seni NTB 2025 diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem seni-budaya daerah, sekaligus membuka jalan bagi kolaborasi lebih luas di masa mendatang.(AS)

0 Comments

© Copyright 2022 - Savana News