
Foto : Istimewa
SAVANANEWS — Misteri penemuan jasad dalam kondisi terbakar di Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, akhirnya menemui titik terang.
Hasil penyelidikan gabungan Polres Lombok Barat, Polda NTB, dan Polresta Mataram mengarah pada seorang pria berinisial BPE (anak kandung korban) sebagai terduga pelaku.
BPE diduga menghabisi nyawa ibu kandungnya, YRA, sebelum membakar tubuh korban untuk menghilangkan jejak. Terduga pelaku diamankan aparat kepolisian di kediamannya yang berlokasi di Lingkungan Monjok Baru, Kelurahan Monjok Timur, Kota Mataram, pada Senin malam (26/1/2026).
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Arisandi, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa tim Puma Jatanras telah mengamankan pihak yang diduga kuat terlibat dalam peristiwa pembakaran jasad di Sekotong.
“Iya, sudah kami amankan,” ujar Arisandi, Senin malam (26/1).
Ia juga mengonfirmasi adanya hubungan keluarga antara korban dan terduga pelaku.
“Mengarah ke sana,” katanya singkat.
Saat ini, penyidik masih mendalami motif yang melatarbelakangi perbuatan tersebut. Pemeriksaan intensif terhadap terduga pelaku terus dilakukan untuk melengkapi berkas perkara.
Sebelumnya, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Catur Erwin Setiawan, memimpin langsung tim Puma Jatanras bersama tim identifikasi Polda NTB turun ke lokasi kejadian perkara (TKP).
Tim gabungan melakukan koordinasi dengan penyidik Polres Lombok Barat, menyisir area sekitar TKP, mengumpulkan barang bukti, serta menelusuri kemungkinan keberadaan rekaman CCTV di jalur yang diduga dilalui pelaku.
Pengembangan penyelidikan kemudian berlanjut pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WITA, dengan menyasar sebuah rumah di kawasan Monjok Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Rumah tersebut diduga kuat merupakan tempat tinggal korban, sesuai dengan laporan orang hilang yang sebelumnya diterima Polresta Mataram.
Berdasarkan hasil identifikasi, polisi menyimpulkan bahwa jasad yang ditemukan di Sekotong merupakan YRA. Korban diduga dibunuh terlebih dahulu sebelum akhirnya dibakar. Arah penyelidikan menguat pada keterlibatan anak kandung korban, yakni BPE.
Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja bersama Ditreskrimum Polda NTB, Satreskrim Polres Lombok Barat, serta Satreskrim Polresta Mataram yang melakukan serangkaian penyelidikan sejak jasad korban ditemukan.
Hingga kini, terduga pelaku telah diamankan dan proses penyidikan masih terus berjalan guna mengungkap secara detail motif serta rangkaian peristiwa pidana tersebut. (Red)
0 Comments