TfW0GfCpGSd9TSOoGpCpBUG5

Cabor Takraw Lobar Susun Program Pembinaan, Targetkan Prestasi di Porprov dan PON

Musyawarah Kabupaten (Muskab) PSTI Lombok Barat 
SAVANANEWS — Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Lombok Barat mulai menata kembali pembinaan cabang olahraga sepak takraw setelah sempat vakum dalam waktu cukup lama. Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) PSTI Lombok Barat yang digelar di Kimara Homestay and Resto, Senggigi, Sabtu (7/2/2026).


Muskab ini membahas konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan program kerja jangka menengah dan panjang, khususnya dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB pada Juli 2026 serta Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat.


Ketua Umum PSTI Kabupaten Lombok Barat, Lalu Zamzami, mengatakan bahwa Muskab menjadi momentum kebangkitan sepak takraw di Lombok Barat setelah lama tidak aktif dalam kegiatan pembinaan maupun kompetisi.


“Selama beberapa tahun terakhir, sepak takraw di Lombok Barat praktis tidak berjalan. Tidak ada pelatihan, tidak ada kompetisi. Melalui Muskab ini, kami mulai menyusun langkah nyata agar cabang olahraga ini kembali hidup dan berprestasi,” ujar Lalu Zamzami.


Ia menjelaskan, salah satu program utama yang direncanakan adalah penyelenggaraan kejuaraan daerah (kejurda) dan kejuaraan provinsi (kejurprov) pada 2027 sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan.


“Kami menargetkan pembinaan yang terprogram dan terkoordinasi. Harapannya, sepak takraw Lombok Barat mampu kembali berprestasi, menyumbang medali pada Porprov NTB 2026, dan memiliki atlet yang bisa mewakili daerah pada PON 2028,” katanya.


Ketua Umum KONI Kabupaten Lombok Barat, H. Abu Bakar, menyambut baik pelaksanaan Muskab PSTI tersebut. Ia menilai konsolidasi organisasi menjadi prasyarat penting untuk menghidupkan kembali cabang olahraga yang sempat mengalami stagnasi.


“Dengan kepengurusan yang terbentuk melalui Muskab ini, saya berharap sepak takraw Lombok Barat bisa kembali aktif dan berprestasi. Target terdekat tentu kontribusi medali emas pada Porprov NTB 2026,” ujar Abu Bakar.


Dukungan juga datang dari anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat sekaligus penggiat olahraga, H. M. Munip dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PSTI Lombok Barat, namun mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan.


“Pekerjaan rumah terbesar PSTI Lombok Barat adalah pembinaan atlet usia dini dan junior. Karena vakum cukup lama, tentu perlu mencari bibit-bibit baru dan membinanya secara serius. Pembinaan atlet harus menjadi prioritas utama, selain pembenahan organisasi,” tegas Munip.


Ia menambahkan, dengan kepengurusan yang solid dan program yang jelas, target menjadikan Lombok Barat sebagai daerah berprestasi di cabang sepak takraw bukan hal yang mustahil.


“Jika pembinaan berjalan konsisten, saya optimistis PSTI Lombok Barat bisa menjadi bagian dari sejarah prestasi olahraga daerah dan ikut mewujudkan Lombok Barat sebagai daerah juara,” pungkasnya. (Red)

0Comments

Tambahkan komentar
adsvert
adsvert
adsvert
adsvert

Info

  • Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • +0123456789
  • info@domainku.com

About Me

myPhoto
Admin
Situs berita terpercaya yang mengunggulkan nilai kesantunan lugas dan keberimbangan dalam merangkum ragam peristiwa pendidikan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukrim dan lainnya.
View my complete profile