
Ikatan Mahasiswa Kediri Dorong Siswa Lanjutkan Pendidikan Tinggi Melalui Program “IMKI GO TO SCHOOL”
SAVANANEWS — Ikatan Mahasiswa Kediri (IMKI) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan generasi muda Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Lombok Barat. Melalui program bertajuk IMKI Go To School, organisasi mahasiswa ini hadir di tengah pelajar tingkat SMA dan SMK untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia lokal.
Program IMKI Go To School menyasar siswa kelas akhir SMA dan SMK yang akan segera lulus. Kegiatan ini difokuskan pada pemberian motivasi, pemahaman, serta pendampingan agar para siswa terdorong melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa IMKI menyambangi sejumlah sekolah dan madrasah di wilayah Kediri, serta berdialog secara langsung dan dari hati ke hati dengan para siswa.
Ketua Ikatan Mahasiswa Kediri, Rizki, menegaskan bahwa anak-anak muda Kediri memiliki potensi besar yang harus dijaga dan dikembangkan melalui pendidikan. Menurutnya, tantangan zaman tidak boleh menjadi alasan bagi generasi muda untuk berhenti bermimpi dan berkarya.
“Pendidikan tinggi adalah kunci untuk membuka pintu kesejahteraan masyarakat Kediri. Untuk membangun sumber daya manusia lokal, kita membutuhkan sarjana-sarjana baru yang memahami potensi daerahnya sendiri, bukan hanya menjadi penonton di tanah kelahirannya,” ujar Rizki.
Ia juga menyoroti semakin ketatnya persaingan dunia kerja di Nusa Tenggara Barat seiring hadirnya berbagai proyek strategis nasional. Kondisi tersebut, kata Rizki, menuntut generasi muda Kediri untuk siap secara kapasitas intelektual maupun mentalitas.
“Mahasiswa asal Kediri harus mampu bersaing. Tidak cukup hanya mengandalkan semangat, tetapi juga harus dibekali pendidikan, keterampilan, dan pola pikir yang kuat agar mampu mengambil peran dalam pembangunan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, IMKI Go To School mengangkat tema “Urgensi Pendidikan dan Perkuliahan” dengan sejumlah misi utama. Di antaranya memberikan informasi terkait beasiswa, khususnya KIP-Kuliah dan beasiswa daerah, guna menepis anggapan bahwa kuliah selalu identik dengan biaya mahal. Selain itu, para mahasiswa IMKI juga berbagi pengalaman akademik dan kehidupan kampus untuk menginspirasi para siswa.
IMKI turut memberikan bimbingan arah dengan membantu siswa mengenali minat dan bakat mereka agar tidak salah langkah dalam memilih jurusan di perguruan tinggi. Menurut Rizki, pendidikan merupakan alat paling efektif untuk memutus rantai keterbatasan ekonomi dan menciptakan masa depan yang lebih layak bagi generasi selanjutnya.
“Pendidikan memang pahit di awal, tetapi manis hasilnya. Kami ingin membuktikan bahwa pemuda Kediri tidak hanya mampu berprestasi di daerahnya sendiri, tetapi juga siap bersaing di tingkat nasional,” pungkas Rizki.
Melalui program ini, IMKI berharap lahir generasi muda Kediri yang berdaya saing, berpendidikan, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa menuju Kediri yang lebih gemilang. (Red)
