SAVANANEWS – Polda Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) 2026 di Gedung Sasana Dharma, Jumat (20/2/2026). Forum tahunan ini menjadi ajang konsolidasi internal sekaligus penegasan sikap kepolisian daerah dalam mengawal agenda pemerintah pusat dan daerah pada tahun mendatang.
Rapim yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala instansi vertikal, hingga seluruh jajaran pejabat utama dan kapolres se-NTB itu dibuka langsung oleh Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo.
Dalam arahannya, Edy menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mendukung pelaksanaan program kerja pemerintah tahun 2026, terutama dari sisi pengamanan dan stabilitas keamanan.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak sekadar simbolik, tetapi diwujudkan melalui penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) serta deteksi dini terhadap potensi gangguan.
“Melalui Rapim ini, kita pastikan seluruh arahan Presiden RI dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, serta arahan Kapolri dalam Rapim Polri 2026, dipahami dan dijalankan oleh seluruh jajaran,” ujar Kapolda.
Ia menegaskan, stabilitas keamanan menjadi prasyarat utama keberhasilan pembangunan. Tanpa situasi yang kondusif, program pemerintah berisiko terhambat di lapangan.
Karena itu, Polda NTB berkomitmen mengawal implementasi rencana kerja pemerintah di berbagai sektor, termasuk bidang ekonomi, pangan, dan program prioritas nasional lainnya yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
Dalam forum tersebut, sejumlah pejabat pemerintah daerah dan instansi terkait juga memaparkan rencana program serta arah kebijakan masing-masing. Paparan itu menjadi bahan koordinasi lintas sektor guna meminimalkan potensi hambatan dan memperkuat sinergi pengamanan.
Rapim ini sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi Polda NTB di tahun 2026, dengan fokus pada penguatan koordinasi internal dan eksternal demi menjaga situasi kamtibmas tetap terkendali di tengah dinamika pelaksanaan program pembangunan. (Red)

