TfW0GfCpGSd9TSOoGpCpBUG5

Warga Buwun Mas Terhambat Berobat ke Puskesmas Akibat Jalan Putus

Warga Buwun Mas Terhambat Berobat ke Puskesmas Akibat Jalan Putus 
Lombok barat - Warga sejumlah desa di Wilayah Sekotong, yakni Buwun Mas, Desa Persiapan Pengantap dan Belongas terhambat beraktivitas selama beberapa hari terakhir, menyusul jalan utama menuju daerah itu putus total akibat longsor pada Selasa (24/2). Bahkan insiden warga mengalami sesak napas harus bertaruh nyawa melewati jalan putus itu dengan cara digendong menuju puskesmas karena kendaraan roda dua tidak bisa melalui jalan tersebut. 


Belum lagi aktivitas warga lainnya terhambat akibat jalan ini belum ditangani darurat. Padhal Pemkab dalam hal ini Bupati saat turun ke lokasi, memerintahkan OPD melakukan penanganan secepatnya, tapi hingga tiga hari ini belum ditangani. Hal ini ditegaskan Kades Buwun Mas Rochidi, pada media Kamis (26/2). Rochidi menebarkan warganya yang mengalami sakit asma terpaksa digendong melawati jalan putus itu untuk dibawa ke puskesmas. 


"Ya warga kami itu, informasi dia sakit asma, untungnya bisa dibawa ke puskesmas. Cuma karena putus jalannya, makanya digendong, sempat diambil video dan heboh,"tegasnya. Hingga kini jalan darurat itu belum juga ditangani OPD. Pihaknya pun sudah menghubungi pihak Dinas PU menanyakan kepastian laaln mulai ditangani. Dinas PU mengaku sedang membahas dengan BPBD. "Sementara waktu pak Bupati turun itu kan langsung diperintahkan besoknya bawa alat-alatnya kesini dia bilang pak Bupati hari itu, tapi sampai sekarang belum,"tegasnya.


Menurutnya pekerjaan ini sederhana, namun justru dipersulit gara-gara Birokrasi antara OPD ini. Yang penting alat berat, lalu pasang karung tidak butuh waktu lama untuk penanganan. Tetapi koordinasi antar OPD ini terlalu lama sehingga penanganan pun lamban. Terkait dengan penanganan permanen itu bisa dikaji belakangan, sesuai teknis OPD yang tahu. 


Sementara dampak jalan putus itu semua aktivitas warga terhambat. Seperti warga yang belanja dalam jumlah besar harus menempuh jarak jauh. "Kasian warga kami, dampak jalan putus ini,"tegasnya. Jika Pemkab lamban, dalam waktu Minggu ini masih belum menangani jalan itu, maka warga berinsiatif untuk gotong royong memperbaiki jalan itu. "Kalau memang lama ditangani, kami bisa berupaya, kita bisa urunan perbaiki agar bisa dilalui jalan itu,"imbuhnya. 


Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kades Taman Baru, kalau memang tak kunjung ditangani warga turun secara swadaya. Sementara itu, Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Lombok Barat, Toni Hidayat mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas PU terkait perhitungan untuk penanganan kedaruratan. “Berapa kebutuhan yang akan dihabiskan, itu kita ajukan ke BKAD untuk penanganan daruratnya,” terangnya.


Penanganan darurat rencananya akan dilakukan dengan menimbun lokasi jalan yang longsor menggunakan geobag. Namun bagiamana teknisnya tengah dikaji cepat oleh Dinas PU. “Karena jangan sampai terlalu lama ini (belum ditangani darurat), kerana kalau mau lewat jalur lain jauh sekali,” ujarnya.


Karena itu, pihaknya bersama PU segera menyelesaikan penghitungan biaya yang diperlukan, termasuk analisis. Karena sebelumnya pernah ditangani jalan longsor yang berada di lokasi yang sama.


Pengerjaan penanganan darurat ini akan dilakukan oleh pihak ketiga, karena tidak mungkin dilakukan secara gotong royong. Pihaknya menargetkan penanganan darurat bisa selesai paling lama lima hari ke depan. “Mudah-mudahan bisa selesai lima hari,” imbuhnya.(Red)

0Comments

Tambahkan komentar
adsvert
adsvert
adsvert
adsvert

Info

  • Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • +0123456789
  • info@domainku.com

About Me

myPhoto
Admin
Situs berita terpercaya yang mengunggulkan nilai kesantunan lugas dan keberimbangan dalam merangkum ragam peristiwa pendidikan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukrim dan lainnya.
View my complete profile