Mataram – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTB menggelar pelatihan pengambilan dan penanganan sampel rambut di Aula Biddokkes Polda NTB, Senin (2/3). Kegiatan ini diikuti seluruh personel Biddokkes dengan menghadirkan pemateri dari dokter RS Bhayangkara Polda NTB.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid mengatakan pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya yang berkaitan dengan pemeriksaan laboratorium forensik.
“Pelatihan ini penting untuk memastikan proses pengambilan dan penanganan sampel rambut dilakukan sesuai prosedur, sehingga hasil uji laboratorium akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.
Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan materi mengenai teknik pengambilan sampel rambut yang benar, prosedur pelabelan, serta tata cara penyimpanan untuk mencegah kontaminasi atau tertukarnya sampel.
Pemeriksaan sampel rambut kerap digunakan dalam proses penyelidikan, antara lain untuk mendeteksi penggunaan narkotika dalam jangka waktu tertentu atau paparan zat tertentu lainnya. Karena itu, ketelitian dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi bagian penting dalam menjaga validitas hasil pemeriksaan.
Kholid menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda peningkatan kapasitas internal yang dilakukan secara berkala di lingkungan Polda NTB.

