SAVANANEWS – Upaya penguatan literasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) melibatkan kolaborasi dengan pihak internasional. Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, bersama Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Zhang Zhisheng, membahas peluang kerja sama dalam memperluas akses pengetahuan bagi masyarakat.
Bunda Literasi NTB, Sinta Agathia M Iqbal, bersama Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar
Pertemuan tersebut berlangsung dalam momentum Ramadan dan diisi dengan diskusi mengenai peran literasi dalam mendorong kemandirian masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Zhang Zhisheng menyoroti pentingnya pengetahuan sebagai faktor utama dalam meningkatkan kesejahteraan. Ia mencontohkan pengalaman China dalam meningkatkan tingkat literasi secara signifikan melalui peran tenaga pengajar dan kebijakan pendidikan.
Sementara itu, Sinta Agathia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas pihak diharapkan dapat memperkuat gerakan literasi, khususnya yang melibatkan generasi muda di NTB. Ia juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut di bidang literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Ashari, menyebut sejumlah program literasi telah berjalan, termasuk kegiatan kemah literasi dan penguatan peran relawan hingga tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis bantuan buku kepada perwakilan komunitas literasi di Pulau Lombok. Selain itu, dibahas potensi kerja sama di bidang teknologi dan pengembangan perpustakaan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.
Penguatan gerakan literasi diharapkan tidak hanya terpusat di Pulau Lombok, tetapi juga menjangkau wilayah Pulau Sumbawa. (*)
