
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Rembitan
Mataram — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mendorong percepatan penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program pengembangan ekonomi berbasis desa.
Berdasarkan data hingga pekan keempat Maret 2026, sebanyak 1.166 KDKMP telah memiliki legalitas usaha. Dari jumlah tersebut, 196 koperasi tercatat telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), sementara 121 koperasi telah beroperasi.
Meski demikian, pemerintah menilai masih diperlukan percepatan agar koperasi tidak hanya berhenti pada aspek administratif, tetapi juga aktif menjalankan usaha.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Wirawan Ahmad, mengatakan fokus saat ini diarahkan pada penguatan aktivitas usaha koperasi.
“Legalitas sudah kita capai secara luas. Sekarang kita dorong koperasi ini benar-benar hidup, berusaha, dan memberikan dampak nyata bagi ekonomi masyarakat desa,” ujarnya.
Dari sisi sarana usaha, sebanyak 373 koperasi tercatat sedang membangun gerai, dan 12 koperasi telah menyelesaikan pembangunan secara penuh. Sementara itu, 137 koperasi lainnya belum memulai pembangunan.
Pemerintah juga mendorong digitalisasi koperasi melalui sistem Agrinas. Hingga saat ini, 510 KDKMP telah terdaftar dalam portal tersebut, sementara 656 koperasi lainnya belum terintegrasi.
Perkembangan koperasi di sejumlah daerah menunjukkan variasi. Wilayah seperti Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Sumbawa mencatat progres pembangunan gerai yang relatif lebih tinggi, sementara daerah lain masih memerlukan percepatan, terutama dalam aspek operasional dan digitalisasi.
Menurut Wirawan, upaya percepatan akan difokuskan pada peningkatan jumlah koperasi yang aktif, pembangunan gerai usaha, serta integrasi ke sistem digital.
“Kita ingin koperasi ini tidak hanya banyak secara jumlah, tetapi benar-benar kuat, produktif, dan terhubung dengan sistem. Itu kunci keberlanjutan,” katanya.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di tingkat desa serta memperkuat peran koperasi dalam perekonomian daerah. (Red)
