
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menyiapkan 45 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU)
Mataram — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menyiapkan 45 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas kendaraan listrik selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Puluhan SPKLU tersebut tersebar di sejumlah titik strategis di Pulau Lombok, Sumbawa, hingga Bima. Sebanyak 31 unit berada di Lombok, sementara 14 unit lainnya tersebar di Sumbawa dan Bima, mencakup pusat kota, jalur utama mudik, hingga kawasan destinasi wisata.
Dari sisi kapasitas, SPKLU yang disiapkan memiliki daya bervariasi, mulai dari 7 kW hingga 60 kW. Di Lombok, sejumlah unit telah dilengkapi pengisian cepat berkapasitas hingga 60 kW, sementara di Sumbawa dan Bima didominasi kapasitas 22 kW hingga 30 kW.
PLN juga memastikan seluruh infrastruktur dalam kondisi siap operasi dengan menyiagakan personel serta melakukan pemeliharaan berkala selama periode libur panjang.
General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, mengatakan langkah ini dilakukan untuk menjamin kelancaran perjalanan pengguna kendaraan listrik, khususnya saat arus mudik dan libur Lebaran.
“Kami memastikan seluruh SPKLU siap beroperasi untuk mendukung mobilitas masyarakat. Dengan 45 unit yang tersedia di NTB, kebutuhan pengisian daya diharapkan dapat terpenuhi,” ujarnya.
Selain itu, PLN juga mendorong pengguna kendaraan listrik untuk merencanakan perjalanan, termasuk memanfaatkan fitur pencarian SPKLU melalui aplikasi PLN Mobile.
Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, PLN terus memperluas jaringan pengisian daya, termasuk di NTB yang dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan transportasi berbasis energi bersih.
Kesiapan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama momentum Idulfitri. (Red)
