TfW0GfCpGSd9TSOoGpCpBUG5

Satgas Pangan Polda NTB Awasi Distribusi 1,18 Ton Cabai Rawit dari Sulawesi Selatan


Mataram
– Satgas Saber Keamanan, Mutu, dan Harga Pangan (Satgas Pangan) Polda NTB melakukan pengawasan terhadap distribusi cabai rawit yang didatangkan dari Sulawesi Selatan ke Lombok melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Minggu (2/3).


Pengawasan dilakukan di gudang kargo bandara sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok penting, khususnya cabai rawit, di wilayah NTB.


Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi, antara lain perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bank Indonesia NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, DPRD Lombok Tengah, serta jajaran kepolisian dan dinas terkait.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol FX Endriadi melalui Kasubdit I Indagsi Kompol Moh. Nasrulloh mengatakan pengawasan ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan dan harga tetap terkendali.


“Pengawasan distribusi cabai rawit di kargo BIZAM ini bertujuan memastikan keamanan harga dan mutu. Kami ingin memastikan rantai distribusi berjalan transparan dan sesuai ketentuan,” ujarnya.


Dari hasil pemantauan, sebanyak 1.180 kilogram cabai rawit dikirim dari Sulawesi Selatan dengan harga beli Rp58.000 per kilogram. Komoditas tersebut dibeli oleh pelaku usaha asal Lombok Tengah yang akan mendistribusikannya ke sejumlah pasar, di antaranya Pasar Renteng, Jelojok, Kopang, Barabali, Stiling, Karang Sidemen, dan Lantan.


Harga jual ke pedagang ditetapkan Rp63.000 per kilogram, sementara harga di tingkat konsumen diperkirakan berkisar antara Rp63.000 hingga Rp73.000 per kilogram.


Menurut Nasrulloh, Satgas akan melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan harga di lapangan sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati. Di setiap lapak pedagang juga direncanakan pemasangan informasi harga sebagai bentuk transparansi kepada konsumen.


Ia menambahkan, pengawasan ini merupakan bagian dari langkah pengendalian harga guna mencegah lonjakan yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.


Satgas Pangan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau pasokan dan pergerakan harga bahan pokok di NTB.

0Comments

Tambahkan komentar
adsvert
adsvert
adsvert
adsvert

Info

  • Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • +0123456789
  • info@domainku.com

About Me

myPhoto
Admin
Situs berita terpercaya yang mengunggulkan nilai kesantunan lugas dan keberimbangan dalam merangkum ragam peristiwa pendidikan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukrim dan lainnya.
View my complete profile