Lombok Barat – Pembangunan Jembatan Garuda yang menghubungkan Desa Karang Bongkot dan Desa Suka Makmur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, resmi dimulai melalui kegiatan video conference peletakan batu pertama, Senin (30/3/2026). Pembangunan jembatan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI AD bersama pemerintah daerah dalam menghadirkan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Ground Breaking Jembatan Garuda, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat di Lombok Barat
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi dan dihadiri melalui vicon oleh Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, Dandim 1606/Mataram, unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Barat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam sambutannya, Kasdam IX/Udayana menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program strategis TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah, khususnya pada daerah yang membutuhkan akses penghubung vital bagi masyarakat.
Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Lombok Barat.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Lombok Barat,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran pembangunan hingga tahap pemeliharaan. Menurutnya, semangat gotong royong perlu terus dijaga agar jembatan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat gotong royong dalam proses pembangunan ini. Jembatan ini adalah milik bersama, sehingga perlu dijaga dan dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyambut baik dimulainya pembangunan Jembatan Garuda. Kehadiran jembatan ini dinilai akan memangkas jarak tempuh masyarakat yang selama ini harus memutar cukup jauh, sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah Kecamatan Labuapi dan sekitarnya.
Jembatan Garuda yang telah direncanakan sejak tahun 1996 itu akhirnya dapat direalisasikan pada tahun 2026. Dengan target pengerjaan sekitar 30 hari, jembatan ini nantinya akan dimanfaatkan oleh sekitar 659 kepala keluarga sebagai akses utama dalam mendukung aktivitas sehari-hari. (Red)
