Lombok barat — Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus mempercepat proses verifikasi dan validasi data warga miskin sebagai dasar penyaluran bantuan sosial. Hingga Maret ini, capaian verifikasi untuk kelompok desil 1 dan desil 2 menunjukkan progres signifikan.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Lombok Barat, Arief Suryawirawan
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Lombok Barat, Arief Suryawirawan, mengungkapkan bahwa tiga kecamatan yakni Lingsar, Labuapi, dan Kediri telah mencapai 100 persen verifikasi untuk desil 1 dan desil 2. Sementara tujuh kecamatan lainnya rata-rata telah mencapai sekitar 90 persen untuk desil 1 dan hampir tuntas untuk desil 2.
“Untuk desil 1, dari total target 33 ribu kepala keluarga, sebanyak 29 ribu telah terverifikasi atau sekitar 88 persen. Kendala utama masih terdapat di wilayah Sekotong,” ujar Arief.
Sementara itu, untuk desil 2, capaian verifikasi telah mencapai 92,80 persen. Tiga kecamatan yang sama juga telah menuntaskan proses verifikasi sepenuhnya, sedangkan kecamatan lainnya rata-rata telah menyentuh angka 98 persen.
Arief menambahkan, Bupati Lombok Barat mendorong seluruh camat untuk segera menuntaskan proses verifikasi yang tersisa. Hal ini penting agar pemerintah daerah dapat segera melanjutkan tahapan berikutnya, yakni verifikasi untuk desil 3, 4, dan 5.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan mulai menyasar kelompok desil 0, yakni warga yang belum masuk dalam basis data desil. Tercatat sekitar 14 ribu kepala keluarga atau 24 ribu jiwa masuk dalam kategori ini.
“Target kami, seluruh proses verifikasi ini bisa tuntas dalam waktu satu minggu setelah Lebaran Topat,” kata Arief.
Pemerintah berharap percepatan ini dapat memastikan bantuan sosial tepat sasaran, sekaligus memperkuat perlindungan bagi masyarakat rentan di Lombok Barat. (Red)
