![]() |
| Pertamina Patra Niaga pastikan Distribusi BBM aman di Kabupaten Lombok Utara (Foto Istimewa) |
Lombok Utara - Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya
dalam menjaga kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) guna memenuhi
kebutuhan energi masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari serta
perputaran roda perekonomian.
Menanggapi pemberitaan terkait rencana eksekusi lahan
terhadap beberapa SPBU di Kabupaten Lombok Utara pada Rabu (15/4), Pertamina
Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan menghormati seluruh proses hukum
yang sedang berlangsung dan akan senantiasa mematuhi ketentuan serta keputusan
yang ditetapkan oleh pihak berwenang.
Area Manager Communication, Relations & CSR
Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa saat ini terdapat proses eksekusi
lahan terhadap tiga SPBU di wilayah Kabupaten Lombok Utara berdasarkan surat
dari Pengadilan Negeri Mataram. Pertamina memahami bahwa proses tersebut
merupakan bagian dari penyelesaian sengketa antara para pihak terkait.
Dari sisi layanan distribusi energi, Pertamina memastikan
penyaluran BBM kepada masyarakat tetap berjalan normal. Untuk SPBU yang
terdampak, telah disiapkan skema pengalihan penyaluran ke SPBU terdekat
sehingga kebutuhan masyarakat, termasuk BBM penugasan, tetap dapat terpenuhi.
Ahad juga menjelaskan bahwa selama masa penonaktifan
sementara lembaga penyalur yang sedang dalam proses penanganan oleh pihak
terkait, masyarakat tetap dapat memperoleh BBM di SPBU sekitar lokasi. Terdapat
beberapa SPBU terdekat yang disiapkan sebagai alternatif layanan, di antaranya:
SPBU terdekat untuk penyaluran Solar :
• SPBU
5483310 Gunung Sari (Kabupaten Lombok Barat) dengan jarak sekitar 28 km, serta
sekitar 18 km dari wilayah SPBU lainnya di Lombok Utara (SPBU 5483309)
SPBU terdekat untuk penyaluran Pertalite dan produk sejenis :
• SPBU
5483316 Gangga dengan jarak sekitar 10 km
• SPBU
5483314 dan SPBU 5483305 yang berjarak sekitar 1,5 km satu sama lain dan dapat
menjadi alternatif layanan
Dengan ketersediaan lembaga penyalur di wilayah sekitar,
kebutuhan BBM masyarakat dipastikan tetap dapat terpenuhi dengan baik. Ahad
mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara
berlebihan. “Masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying,
karena pasokan dan distribusi BBM ke lembaga penyalur tetap berjalan dengan
baik. Stok dalam kondisi aman,” ujarnya.
Pertamina juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah,
aparat penegak hukum, serta pihak terkait lainnya guna memastikan kelancaran
distribusi energi di wilayah Lombok Utara dan sekitarnya. Pemantauan
operasional di lapangan terus dilakukan, termasuk memastikan ketersediaan stok
BBM di SPBU pengalihan agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Pertamina mengajak seluruh warga untuk turut menjaga
kelancaran distribusi energi nasional. Apabila menemukan aktivitas yang
mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya melalui layanan Pertamina Call
Center 135 agar segera ditindaklanjuti. (**)

