![]() |
| Aktifitas pengisian Tabung Elpiji 3 Kilogram di salah satu SPBE di kota Mataram (foto Istimewa) |
Mataram – Menyambut libur panjang mulai hari Rabu 27 Mei
hingga Minggu 31 Mei 202 pada perayaan hari raya idul adha, Pertamina Patra
Niaga memastikan pasokan energi di wilayah NTB, baik BBM maupun elpiji cukup
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Seperti disampaikan Area Manager Communication, Relations
& CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, selama libur panjang ini, stok BBM dan Elpiji
dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah
disiagakan. Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran
BBM dan elpiji berjalan lancar.
"Pada momen libur panjang ini, produk elpiji menjadi
primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan
permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif
sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan
yang meningkat. Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga
Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan
sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ)
BBM," terang Ahad.
Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan penyaluran fakultatif
hingga 99 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 147.520 tabung
untuk seluruh wilayah NTB. Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan
aktivitas masyarakat selama libur panjang pekan ini, sehingga masyarakat dapat
menikmat libur panjang dengan tenang.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak
melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan
tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap
membeli secara bijak sesuai kebutuhan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak
membeli produk secara berlebihan, terutama elpiji. Masyarakat jangan mudah
terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai
kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung
jawab," tutup Ahad.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan elpiji
sesuai peruntukannya, dimana elpiji 3 kg merupakan produk subsidi yang
ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta menggunakan elpiji Non
Subsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu. (**)

.jpeg)