TfW0GfCpGSd9TSOoGpCpBUG5

“Black Panther” Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo

Lombok Tengah – Presiden Prabowo Subianto membeli tiga ekor sapi sebagai hewan kurban dari para peternak di Kabupaten Lombok Tengah. Salah satunya sapi milik peternak di kelurahan Sasake Kecamatan Praya Tengah.

Sapi kurban Presiden ini diberi nama Black Panther berjenis angus cros Simental ini memiliki bobot 1,1 ton. Dan akan menjadi hewan kurban presiden untuk masyarakat di pulau Sumbawa.

Black Panther dipelihara secara intensif selama satu setengah tahun terakhir. Dengan perawatan disiplin dan perhatian penuh, sapi itu tumbuh menjadi ternak unggulan dengan bobot fantastis mencapai 1 ton 40 kilogram saat penimbangan pada April lalu.

“Kini beratnya diperkirakan terus bertambah dan dibeli Presiden dengan harga sekitar Rp142 juta,” kata Ahmad Dimiati peternak Black Panther.

Ia menjelaskan dalam penetapan hewan kurban presiden diseleksi dari postur tubuh, kesehatan hingga pertumbuhan bobotnya.

“Alhamdulillah sapi kami diterima. Ini berkat kerjasama kita yang dikandang selama merawat,” jelasnya.

Ahmad mengaku sejak awal dirinya memang menargetkan Black Panther untuk mengikuti seleksi sapi kurban bantuan Presiden. Karena itu, seluruh proses pemeliharaan dilakukan secara serius dan terukur.

“Perawatannya memang kami lakukan secara khusus. Mulai dari pola makan, kesehatan sampai kebersihan kandang benar-benar dijaga,” tambahnya.

Setiap hari sapi tersebut dibersihkan dan ditempatkan di kandang yang selalu dijaga higienitasnya. Pakan yang diberikan pun diatur dengan komposisi seimbang antara protein, karbohidrat dan mineral agar pertumbuhan bobot tetap maksimal.

“Kita rutin lakukan pemeriksaan kesehatan setiap tiga bulan sekali, termasuk pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kondisi sapi tetap prima dan layak menjadi hewan kurban,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Idham Khalid mengatakan, selain sapi milik Ahmad Dimiati asal Kelurahan Sasake, dua sapi milik peternak lainnya di Lombok Tengah juga terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia pada Iduladha 2026.

“Sapi milik Ahmad akan dikirim ke Kabupaten Sumbawa, satu ekor sapi asal Desa Bonjeruk dengan berat 1 ton 5 kilogram akan disalurkan ke Kabupaten Lombok Barat.

Sementara satu ekor sapi lainnya dengan bobot sekitar 950 kilogram akan dikirim ke Kota Mataram sebagai hewan kurban bantuan Presiden,” ucapnya.

Ia menilai, terpilihnya tiga sapi asal Lombok Tengah menjadi hewan kurban Presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah sekaligus bukti kualitas peternakan lokal terus berkembang.

“Ini menjadi motivasi bagi para peternak karena ternak mereka bisa dilirik Presiden. Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap peternak lokal,” tambahnya.(Man)

0Comments

Tambahkan komentar
adsvert
adsvert
adsvert
adsvert

Info

  • Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • +0123456789
  • info@domainku.com

About Me

myPhoto
Admin
Situs berita terpercaya yang mengunggulkan nilai kesantunan lugas dan keberimbangan dalam merangkum ragam peristiwa pendidikan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukrim dan lainnya.
View my complete profile