![]() |
| Proses Pengisian dan Distribusi Gas Elpiji 3 Kilogram di salah satu SPBE di Kota Mataram (foto Istimewa) |
Mataram – Menghadapi libur panjang akhir pekan selama empat
hari pada pekan ini, PT Pertamina Patra Niaga pastikan pasokan energi di
wilayah NTB, baik BBM maupun Elpiji dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat setempat.
Pertamina Patra Niaga sebagaimana disampaikan Area Manager
Communication, Relations & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, selama libur
panjang ini, stok BBM dan Elpiji dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan
seluruh infrastruktur telah disiagakan, serta memantau agar terdistribusi
dengan lancer dan aman.
"Pada momen libur panjang ini, produk Elpiji menjadi
primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan
permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif
sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan
yang meningkat. Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga
Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan
sarfas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality
(QQ) BBM," terang Ahad.
Sebagai informasi, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan
penyaluran fakultatif hingga 60 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan
jumlah 89.960 tabung untuk seluruh wilayah NTB. Jumlah ini diharapkan dapat
mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang pekan ini,
sehingga masyarakat dapat menikmat long weekend kali ini dengan tenang.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak
melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan
tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap
membeli secara bijak sesuai kebutuhan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak
membeli produk secara berlebihan, terutama Elpiji. Masyarakat jangan mudah
terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai
kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung
jawab," tutup Ahad.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan Elpiji
sesuai peruntukannya, dimana Elpiji 3 kg merupakan produk subsidi yang
ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta menggunakan Elpiji NonSubsidi
(Brightgas) bagi masyarakat yang mampu . (**)

