TfW0GfCpGSd9TSOoGpCpBUG5

Sirkuit Mandalika Hadirkan Balap Formula, Ajang Ciptakan Bibit Pembalap Muda Indonesia

Lombok Tengah - Mandalika Grand Prix Association, resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Formula Indonesia untuk penyelenggaraan Formula IDN Racing Series di Sirkuit Mandalia, Minggu (14/6).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem motorsport di Mandalika sekaligus membuka ruang pembinaan bagi pembalap muda Indonesia menuju jenjang balap formula yang lebih tinggi.

“Penyelenggaraan Formula IDN Racing Series merupakan bagian dari pengembangan ekosistem balap berkelanjutan di Mandalika. Ke depan kami akan membangun banyak hal baru di Sirkuit Mandalika sehingga program-program seperti ini dapat berlangsung secara berkesinambungan,” Kata Direktur Utama MGPA, Ananda Mikola saat di konfirmasi wartawan usai penandanganan MoU.

Mantan Pembalap Nasional ini menilai, status Sirkuit Mandalika yang telah berstandar Internasional menjadi modal penting untuk menghadirkan berbagai ajang balap bergengsi, termasuk Formula 4.

“Karena memang sirkuit ini sudah memiliki standar Internasional di tingkat Asia, maka Formula 4 sangat layak diselenggarakan di Mandalika.” Jelasnya.

Disisi lain, yang tidak kalah penting, penyelenggaraan Formula IDN menjadi salah satu sarana dalam pembinaan atlet dan menciptakan bibit pembalap muda yang bisa bersaing di kancah Nasional maupun Internasional.

“Kita juga harus memikirkan pembinaan atlet. Ajang ini menjadi sarana pembibitan pebalap-pebalap muda Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, CEO Formula IDN Racing Series, Michael Indrajaya, menjelaskan Formula 4 merupakan jenjang balap profesional setelah gokart dan menjadi pintu masuk utama menuju karier balap formula internasional.

“Formula 4 ini adalah tahap awal setelah gokart. Usia pesertanya mulai dari 14 hingga 15 tahun. Di beberapa negara bahkan ada pembalap yang tetap berlaga hingga usia 60 tahun karena balapan formula memiliki kebanggaan tersendiri,” tuturnya.

Michael menjelaskan, format kompetisi yang diterapkan akan dibuat menarik dengan sistem kualifikasi dan tiga balapan dalam satu seri.

Dalam satu putaran akan ada sesi kualifikasi, race pertama, kemudian race kedua menggunakan sistem reverse grid, di mana posisi lima pembalap terdepan dibalik. Race ketiga ditentukan dari catatan waktu kualifikasi terbaik kedua.

“Jadi formatnya cukup seru dan kompetitif,” tambahnya.

Meski masih berstatus kejuaraan Nasional non-kejurnas, ajang ini dipastikan terbuka bagi peserta mancanegara. Saat ini sudah ada sejumlah pembalap yang dipastikan mengikuti kejuaraan ini.

“Saat ini ada delapan pembalap yang sudah dipastokan ikut dan saya optimistis akan bertambah menjadi 10 peserta pada seri bulan Agustus nanti. Kami juga menyiapkan 10 mobil balap Formula 4,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan minat peserta dari luar negeri cukup tinggi. Bahkan dalam waktu dekat pihaknya akan menandatangani kontrak kerja sama dengan salah satu tim internasional.

“Ada kemungkinan besar pembalap luar negeri ikut serta. Dalam waktu dekat kami akan menandatangani kontrak dengan tim dari luar negeri, namun untuk saat ini belum bisa kami ungkapkan,” ucapnya.

Michael menambahkan, Formula 4 menjadi jembatan penting bagi pebalap muda sebelum naik ke kelas yang lebih tinggi seperti Formula 3 maupun GT Cars.

“Anak-anak usia 15 hingga 16 tahun belum bisa langsung masuk ke kelas GT Cars. Karena itu Formula 4 menjadi tahapan pembelajaran yang sangat penting sebelum mereka melangkah ke level yang lebih tinggi,”  tandasnya. (Man)

0Comments

Tambahkan komentar
adsvert
adsvert
adsvert
adsvert

Info

  • Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.
  • +0123456789
  • info@domainku.com

About Me

myPhoto
Admin
Situs berita terpercaya yang mengunggulkan nilai kesantunan lugas dan keberimbangan dalam merangkum ragam peristiwa pendidikan, sosial, budaya, olahraga, politik, hukrim dan lainnya.
View my complete profile