Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri, membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur, Senin malam (13/7)
MTQH tahun ini mengangkat tema
“Mewujudkan Generasi Islami Menyongsong Masa Depan yang Cemerlang”. Kegiatan
tersebut menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus
menjaring qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi.
Ketua Panitia Hartawan
mengatakan, berbagai persiapan telah dilakukan melalui musyawarah dan
koordinasi bersama seluruh unsur panitia. Persiapan mencakup kebutuhan peserta
dan dewan hakim, konsumsi, pengamanan, hingga pelayanan kesehatan.
Sebelum pembukaan, panitia juga
menggelar pawai alegoris yang diikuti kafilah dan ofisial dari desa
se-Kecamatan Praya Timur. Sebanyak 313 peserta mengikuti pawai dengan rute dari
kawasan Pasar Mujur dan berakhir di Lapangan Umum Mujur.
Plt. Camat Praya Timur H. Jamardi
mengatakan, MTQH tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan. Kegiatan tersebut
diharapkan menjadi sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan
sehari-hari.
Menurutnya, momentum MTQH harus
mampu meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memahami makna yang
terkandung di dalamnya, serta mengimplementasikannya dalam kehidupan.
Ia berharap MTQH XXXII Tingkat
Kecamatan Praya Timur dapat melahirkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang
mampu mengharumkan nama kecamatan dan Kabupaten Lombok Tengah pada jenjang yang
lebih tinggi.
“Insyaallah, utusan Praya Timur
siap mempertahankan prestasi dan mendukung Lombok Tengah untuk kembali meraih
hasil terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lombok
Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengatakan, Lombok Tengah telah dua kali
berturut-turut mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Nusa
Tenggara Barat.
“Terbaru, Lombok Tengah kembali
menjadi juara umum saat dipercaya sebagai tuan rumah MTQ XXXI Tingkat Provinsi
NTB,” ucapnya.
Meski demikian, menurut Bupati,
prestasi tersebut tidak boleh membuat semangat membumikan Al-Qur’an menjadi
kendur. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat
syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Kita sangat bersyukur atas
prestasi para pecinta Al-Qur’an yang telah mempertahankan juara umum. Namun,
bukan berarti kita larut dalam kebahagiaan. Prestasi ini harus menjadi semangat
untuk terus menggaungkan Al-Qur’an,” katanya.
Bupati menilai, berbagai
rangkaian kegiatan MTQH, termasuk pawai alegoris, merupakan bagian dari syiar
keagamaan. Kehadiran masyarakat dan semarak kegiatan dinilai mampu memperluas
pesan kebaikan di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk
memberikan penghargaan dan kemuliaan kepada para qari, qariah, hafiz, hafizah,
mufasir, dan mufasirah sebagai generasi pecinta Al-Qur’an.
Kepada para peserta, Pathul berpesan
agar tidak berhenti belajar dan terus meningkatkan kemampuan. Hal tersebut
penting agar prestasi yang telah diraih putra-putri Lombok Tengah dapat
dipertahankan secara berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Lombok
Tengah, terus memberikan perhatian kepada para pecinta Al-Qur’an melalui
berbagai program. Salah satunya dengan memberikan apresiasi kepada qari,
qariah, hafiz, hafizah, mufasir, dan mufasirah yang telah mengharumkan nama
daerah, termasuk melalui pemberangkatan ibadah umrah,” tambahnya.
Bupati berharap pelaksanaan MTQH
XXXII Tingkat Kecamatan Praya Timur dapat memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus
melahirkan generasi Qur’ani yang mampu membawa prestasi bagi Lombok Tengah pada
masa mendatang. (Man)

