Lombok Tengah - Pertamina kembali menegaskan komitmennya mendukung pembinaan pembalap muda Indonesia melalui ajang Mandalika Racing Series (MRS).
Memasuki putaran keempat musim
2026, dukungan tersebut diarahkan untuk membuka lebih banyak peluang bagi
talenta muda Tanah Air agar mampu berkembang dan bersaing di level
internasional.
Pertamina menilai ajang balap
nasional seperti MRS memiliki peran penting dalam melahirkan pembalap yang
nantinya dapat mengikuti jejak sejumlah talenta Indonesia yang telah tampil di
kompetisi internasional, seperti Mario Aji dan Veda Ega Pratama.
Manager Corporate Brnad PT
Pertamina, Raden Panji Adhitiyo Putera menegaskan, dukungan Pertamina tidak
hanya diberikan melalui penyelenggaraan MRS, tetapi juga melalui keterlibatan
dalam rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika
International Circuit.
“Kami tentu berkomitmen bagaimana
mendukung agar talenta-talenta baru terus muncul dan bisa hadir dalam kompetisi
internasional,” ujarnya.
Menurutnya Panji, MRS menjadi
salah satu wadah penting untuk memberikan pengalaman kompetisi kepada pembalap
muda sebelum mereka melangkah ke level yang lebih tinggi.
Para pembalap tidak hanya
dituntut memiliki kemampuan di lintasan, tetapi juga perlu beradaptasi dengan
regulasi balap, baik nasional maupun internasional.
Karena itu, keberadaan MRS
dinilai dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran agar pembalap Indonesia
semakin terbiasa menghadapi standar kompetisi yang lebih tinggi.
“Harapannya tentunya teman-teman
ini nanti bisa beradaptasi dengan regulasi internasional maupun nasional,
supaya mereka bisa terus berkembang,” katanya.
Disisi lain, Pertamina juga
membuka peluang untuk terus memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan
pembinaan otomotif dan balap di Mandalika.
Dukungan tersebut diharapkan
tidak berhenti pada satu ajang, tetapi dapat berkembang melalui berbagai
kegiatan positif yang mampu memberikan ruang bagi talenta muda untuk
menunjukkan kemampuan.
“Kami masih tetap akan
mensponsori kegiatan serupa sebagai bagian dari komitmen supaya teman-teman
juga bisa bersaing lebih tinggi lagi,” tegasnya.
Saat ini, MRS menjadi salah satu
ajang yang mendapat perhatian dalam pengembangan talenta balap muda di
Mandalika. Pertamina melihat perkembangan kegiatan tersebut sebagai bagian dari
ekosistem otomotif yang dapat terus dikembangkan.
Panji menilai dukungan terhadap
dunia balap juga sejalan dengan upaya pertamina membangun sinergi antara sektor
energi dan industri otomotif.
Sebagai perusahaan yang bergerak
di bidang energi, Pertamina melihat perkembangan industri otomotif sebagai
salah satu ruang yang dapat dikembangkan bersama melalui berbagai kegiatan dan
inovasi.
“Ini merupakan komitmen bagi
Pertamina dalam rangka mengembangkan dunia otomotif internasional. Kami
bergerak di bidang energi dan ini memang terkait dengan bidang kami, sehingga
kami berharap bagaimana industri ini bisa saling bersinergi,” jelasnya.
Dengan dukungan tersebut, MRS diharapkan terus menjadi ruang bagi pembalap muda Indonesia untuk mendapatkan pengalaman, meningkatkan kemampuan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi. (Man)

