Lombok Tengeh - Mandalika Racing Series (MRS) tidak hanya menjadi ajang kompetisi balap motor nasional. Kejuaraan ini juga diarahkan sebagai fondasi pembinaan pembalap muda Indonesia agar mampu melanjutkan karier ke jenjang kompetisi regional hingga internasional.
Direktur Operasional MGPA, Donny
Mahardjono mengatakan, MRS menjadi wadah untuk melahirkan dan mengembangkan
talenta-talenta pembalap nasional sebelum mereka naik ke level yang lebih
tinggi.
“Salah satu jalur yang dapat
dituju yakni kompetisi regional Asia, seperti Asia Road Racing Championship
(ARRC) dan Moto4 Asia Cup, yang sebelumnya dikenal sebagai Asia Talent Cup,”
katanya.
Doni menegaskan, selain kompetisi
di Asia, para pembalap juga memiliki peluang untuk melanjutkan jenjang karier
ke berbagai kejuaraan regional di Eropa, termasuk kompetisi junior yang menjadi
bagian dari jalur menuju level balap yang lebih tinggi.
“Pembinaan melalui MRS tidak
hanya berfokus pada kemampuan teknis di lintasan. Aspek mental menjadi bagian
penting yang turut dibentuk sejak berada di level nasional,” tegasnya.
Doni menjelaskan, Pembalap
dituntut memiliki kemampuan mengendalikan tekanan, menjaga konsistensi, serta
mempersiapkan diri menghadapi persaingan yang lebih ketat ketika memasuki
kompetisi internasional.
“Balap tidak hanya teknis. Mental
juga perlu dilatih, diberikan pembekalan untuk mempersiapkan mental mereka di
pentas internasional,” ujarnya.
Selain kemampuan teknis dan
mental, MRS juga menjadi ruang untuk membangun sikap profesional para pembalap.
Sebab, semakin tinggi jenjang kompetisi yang diikuti, semakin besar pula
tuntutan profesionalisme yang harus dimiliki seorang pembalap.
“Dengan konsep penjenjangan tersebut, MRS diharapkan mampu menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak pembalap Indonesia yang siap bersaing di tingkat regional Asia hingga ke pentas internasional,” tutupnya. (Man)

